Laman

Tampilkan postingan dengan label sorowako. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label sorowako. Tampilkan semua postingan

Kamis, 27 Maret 2014

Proyek : Fun With Fondant with kiddos

Proyek kali ini mengundang Ibu Nana pemilik label cake rumahan "dapur cempaka". Ibu Nana salah satu pelaku bisnis kue dan cake rumahan di Sorowako, menurutku hasil kreasi dekor fondantnya salah satu yang terbaik di Sorowako. Tidak tanggung-tanggung dia belajar sampai ke Jawa untuk khusus mempelajari dekorasi fondant. Meskipun begitu dia masih bersedia mengajarkan dan menularkan keahlian menghias kue menggunakan fondant untuk teman-teman di Dieng Corner.

Untuk tingkat pemula, fondant yang digunakan adalah fondant yang sudah berwarna (ini diwarnain secara manual oleh bu Nana dari rumah) sebab, kalau fondant yang digunakan masih original asli warnanya adalah putih dan bisa butuh seharian untuk anak-anak kecil mencampur warna. Karena harus sesuai takaran pewarnanya*, tepung maizenanya dan diuleninnya lumayan menguras tenaga. Proyek menghias cupcakes kali ini berlangsung selama 2 jam lebih, dengan 2 kreasi yaitu kreasi 2 dimensi dan 3 dimensi

*pewarna yang digunakan adalah pewarna makanan kualitas terbaik


 
menghias cup cake membutuhkan kesabaran apalagi untuk anak-anak.
bu Nana dengan sabar mengajarkan cara membuat wajah menggunakan peralatan khusus fondant

serius berkreasi

hasil kreasi 2dimensi

hasil kreasi 3dimensi

Sampai jumpa di kelas selanjutnya ! 
more info  : yuni 08114104469

Sabtu, 23 Februari 2013

proyek : kelas menghias kue

Hai :)
wahhh...senang sekali kelas junior menghias kue kering sudah terlaksana pagi tadi.
Semua peserta tampak antusias mengias kue-kue kering masing-masing.

 tiap anak mendapatkan 1 buah kue kering lolly coklat 
dan 5 kue kering vanilla berbentuk hewan-hewan lucu

 untuk belajar berbagi, mereka akan berbagi icing atau glasur (campuran guka,putih telur dan pewarna makanan) sebagai bahan untuk menghias kuenya
peserta cilik mengambil tempat favorit mereka dan menunggu dengan tenang
panitia membagikan kotak yg berisi perlengkapan menghias kue keringnya
Bunda Nana (dari dapur Cempaka) mencontohkan cara menghias kue keringnya,
ujung kerucut pembungkus gula icing digunting sedikit, kemudian mulai menulis atau membuat garis. Agak sulit bagi yang pertama kali mencoba, tapi begitu tau caranya pasti pada kepingin buat lebih banyak lagi. Asal, kantong gulanya jangan dipencet keras, nanti gulanya meluber kemana-mana
 sibuk menghias kue-kue kering
 Adik Bhita, serius mewarnai kue-kuenya
 seru liat punya teman yang lain
 kakak nabila berbagi dengan kaila
 kaila dibantuin sama bundanya
kakak farrel jago juga tuh :)
 ini hasil kuenya setelah dihias dan dimasukkan ke oven selama 2 menit (untuk mematangkan gula icingnya)



sambil menunggu kue-kue yang lain matang, yang sudah selesai menghias kue makan nasi goreng dan mie goreng TAMARA dulu.Semuanya pintar dan tertib 
 ini kelas super junior
ini kelas junior, bersama bunda NANA dari DAPUR CEMPAKA
sampai jumpa di kelas-kelas SOAP berikutnya ya!
more info : yuni-08114104469



Sabtu, 18 Februari 2012

proyek : merajut (knitting) bersama crafter tamu eka

laporan dari kelas merajut #1 , menghadirkan tamu crafter kita ekbess pemilik blog camane craft
saya copas dari blognya saja, kebetulan dia sudah bikin laporannya :)

What a small city, Sorowako :) Merajut sampai Sorowako...

Terminal Sorowako 
(setelah kedua bus itu kembali ke perwakilan masing-masing, mobil dan ojek lainnya pun pulang)
Akhir pekan kemarin, tanggal 17 Februari 2012 tepatnya, saya berangkat ke Sorowako sendirian. Heran juga saya, nekat pergi sendiri tanpa teman menuju daerah ujung Sulawesi Selatan, yang ditempuh selama 12 jam perjalanan itu. Saya diundang sama Mama Bee, buat mengisi kegiatan Sorowako Akhir Pekan, apalagi kalau bukan merajut? Hehehe... Cuma itu yang bisa kuandalkan... Untungnya merajut untuk pemula, makanya sedikit pede ke sana, hahhay... Berangkat pukul 7.30 malam, sampai pukul 9 pagi. Bayanganku tentang Sorowako adalah kota sibuk, ternyata salah. Sorowako adalah kota kecil, sepi, tapi keren. Saya suka, apalagi berbatasan dengan danau Matano yang luas. Sayang sekali saya hanya sebentar karena malamnya sudah harus ke Wajo lagi, ada acara keluarga yang wajib kuhadiri. :(
Tapi saya sudah menemukan teman jalan yang sama-sama mau ke Sorowako nantinya.
Menabung sedikit dulu tentunya ;)
Sorowako, tunggu saya yah...hehehe... I will explore you :p
Main-main benang sama Kaila ;)
Nah ini para rajuters Sorowako, senang bertemu mereka...
Apalagi sama dua gadis yang akhirnya menyerah dan beralih ke yubiyami saja, hehhee...
Oh Danau Matano...saya mau berenang di sana tapi tak sempat.
Oya ini danau persis di belakang rumah kak Yuni di Oldcamp. Keren...  
Ada tiga danau besar di daerah ini yang terkenal keindahannya, yakni Danau Mahalona, Matano, dan Towuti. Untung saya masih sempat ihat satu danau sebelum pulang.
Pas mau pulang foto-foto dulu di depan bus nya, sebenarnya masih mau tinggal, tak mau pulang :'(
Thanks kak Yuni, sudah mengundang saya ke Sorowako...terima kasih sangat ;)


Bagaimana caranya sampai ke Sorowako?

Pertama harus tahu dulu dong Sorowako itu di mana? Sorowako adalah sebuah desa yang ada di Kabupaten Luwu Timur, propinsi Sulawesi Selatan. Di Sorowako inilah beroperasi salah satu tambang nikel terbesar di dunia yang kemudian keberadaan perusahaan ini akhirnya menjadikan Sorowako menjadi sebuah kota kecil yang penduduknya terdiri dari berbagai suku dan etnis.
Kedua, ada dua jalur yang bisa ditempuh untuk sampai ke Sorowako tentunya berangkat dari Makassar terlebih dahulu, yakni darat dan udara. Perjalanan pertama 12 jam dari Makasar memakai bus, ada bus Mega Mas, Litha, dan Bintang Timur, biayanya mulai dari 140ribu sampai 200ribu, tergantung jenis dan fasilitas bus. Tapi lumayanlah, rata-rata bus nya memiliki AC, yang termurah sekalipun.  
Perjalanan kedua Pakai pesawat dari bandara hasanudin di Makassar, pesawat Dash-7 baling 2, dengar kabar katanya biaya penerbangannya mencapai 1,2 juta satu kali terbang, entahlah.

Ketiga, sampai di Sorowako, keliling bisa menggunakan ojek, jangan berharap menemukan angkot di sana ;) Kotanya juga lumayan kecil kok, bisa jalan kaki katanya buat kelilingi kotanya. Saya sendiri tak sempat keliling :(

more info : yuni-08114104469